Jumat, 31 Agustus 2012

Kasus Pemerasan Indosat: Denny AK Mengaku Tak Jera

AppId is over the quota

ilustrasi (dok.detikcom) Jakarta - Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Denny AK terhadap Indosat memasuki agenda sidang mendengarkan saksi dari pihak kepolisian. Polisi dari Polda Metro Jaya, Ronald Purba dan Efendi mengungkapkan penangkapan yang dilakukan oleh polisi sudah sesuai dengan prosedur.

"Kami melaksanakan tugas dilengkapi dengan surat tugas," kata Ronald Purba saat memberikan kesaksian di ruang persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gadjah Mada, Jakarta, Rabu (15/8/2012).

Menurutnya, pihak polisi menerima laporan adanya surat aduan dari pelapor yakni Dirut Indosat Hari Sasongko. Dari surat aduan tersebut polisi melakukan penyidikan dan mengindikasikan akan adanya pemerasan yang dilakukan oleh Denny.

Ronald yang saat itu menyamar sabagai pengunjung resto di Peper Lunch menerangkan dirinya melihat staf legal Indosat, David menyerahkan map hitam berisi amplop coklat berisi uang dollar. Saat Denny sedang menghitung uang yang ada di dalam amplop tiba-tiba Ronald dan Efendi langsung mengamankan terdakwa beserta barang bukti.

Sama halnya dengan Ronald, Efendi memberikan kesaksian bahwa pihak kepolisian mengindikasikan adanya pemeran yang dilakukan oleh Denny dari adanya aduan yang dilaporkan oleh Dirut Indosat. "Kita memperoleh informasi akan ada penyerahan uang," ujar Efendi.

Di kesempatan yang sama Denny yang hadir di ruang persidangan membantah sebagian keterangan yang diucapkan oleh saksi. "Keterangan saksi banyak salahnya," ucap Denny kepada ketua majelis hakim Heru Sutanto.

Denny menyampaikan bahwa dirinya tidak melakukan pemerasan. Menurutnya hal ini adalah bentuk kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak Indosat. "Indosat sakit hati bagimana caranya masukin saya ke penjara. Jadi tidak ada pemerasan. Ini ada kriminalisasi yang dilakukan Indosat," ucap Denny.

Denny mengaku awalnya dia tidak tahu jika tas yang diberikan kepadanya berisi uang. Dia merasa ini adalah jebakan yang dilakukan Indosat terhadap dirinya. "Awalnya saya tidak pernah tahu isi amplop itu uang. Soal pemerasan Rp 30 miliar itu tidak benar," ujarnya.

Denny menambahkan, dirinya akan tetap berjuang melawan hukum meskipun saat ini dia harus mendekam di Rutan Salemba. Menurutnya hal ini tidak akan membuat dia jera dan patah arang.

"Intinya saya akan tetap jalan, tidak akan membuat saya jera. Anda infokan ke provider hati-hati mereka kalau mau bisnis yang fair," ungkap Denny.

Sidang ditunda satu minggu ke depan pada Rabu 29 Agustus 2012 mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lainya.

( nik / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Portal Tokobagus Ditinggal Dua Pendirinya

AppId is over the quota

Arno dan RemcoJakarta - Tokobagus.com mengumumkan perubahan manajemen puncak perusahaan. Arnold Sebastian Egg (Arno) dan Remco Lupker sebagai duet pendiri situs e-commerce itu memutuskan pergi meninggalkan perusahaan yang dibangunnya sejak 2005 untuk mencari peluang baru.

"Kami telah menghabiskan waktu yang terbaik dan pengalaman yang terbaik dalam hidup kami selama ini dengan Tokobagus. Begitu bangganya kami dengan tim yang ada dan terhadap apa yang telah mereka capai sehingga membuat keputusan ini sulit bagi kami berdua," kata Arno dan Remco dalam keterangannya pada detikINET, Rabu (15/8/2012).

"Tapi memulai hal-hal baru sudah mendarah daging dalam diri kami dan merasa sudah saatnya bagi kami untuk menjelajahi petualangan baru. Kami sangat yakin dan dengan kepercayaan diri bahwa semua dapat berjalan dengan sangat baik, Tokobagus belum pernah berada dalam keadaan sebaik ini sebelumnya.

"Kami yakin sepenuhnya bahwa dengan Michal sebagai Direktur bersama dengan tim, maka Tokobagus.com akan berada di tangan yang tepat dan akan dibawa ke tingkat yang lebih sukses berikutnya," tutur Arno dan Remco.

Michal Klar, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di Tokobagus.com sejak awal 2011, akan tetap berperan dan akan terus menjalankan bisnis ini. Di mana sekarang tentunya dengan tanggung jawab penuh atas semua area operasional.

Michal sendiri telah bekerja di industri internet di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, selama dua tahun terakhir ini. Sebelumnya, sebagai bagian dari tim top eksekutif Allegro Group, ia bertanggung jawab untuk meluncurkan dan menjalankan banyak platform e-commerce di pasar negara berkembang di Eropa Timur dan Rusia.

"Saya merasa sangat terhormat untuk memimpin tim Tokobagus.com dan menjalankan bisnis ini. Arno dan Remco telah melakukan pekerjaan yang luar biasa besar mulai dari bawah sampai mencapai posisi nomor satu dan teratas platform e-commerce di Indonesia," kata Michal.

"Kami memiliki orang-orang terbaik di industri ini yang bekerja untuk Tokobagus.com. Mereka tidak pernah berhenti membangun produk yang hebat bagi pengguna kami. Bersama-sama dengan tim, saya akan melanjutkan bisnis Tokobagus.com dan membuatnya terus bertumbuh dan memberikan kemudahan luar biasa bagi jutaan orang Indonesia dalam melakukan jual beli secara online," pungkasnya, optimistis.

( rou / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

10 Mobile Console ' crazy ' in the future


Jakarta – technological innovation in the smartphone seems to never stop. Today, smartphones are very sophisticated, where top class products already have a quad core processor, the screen is very clear and so on.

In the future, the smartphone will be more sophisticated again. For example, the screen could be bent leg. Currently, mobile phone prototype flexible indeed already developed.

Some designers also try to estimate what kind of form of smartphones in the future. Here are a few futuristic cellphone concept that looked pretty crazy, as quoted from PCWorld detikINET .

Next page:

Kominfo: Pelaku SMS Cabul Dibui, Bagus untuk Pelajaran

AppId is over the quota

Ilustrasi (hasan/detikfoto)Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung langkah Mahkamah Agung (MA) yang menghukum pelaku pengirim SMS cabul dengan hukuman 5 bulan penjara. Hal itu dianggap sebagai pelajaran yang pas.

Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo mengatakan, pada intinya Kominfo tidak ingin menginterfensi keputusan yang sudah dibuat aparat penegak hukum. Termasuk dalam kasus SMS mesum yang menjerat Saiful Dian Effendi seorang mahasiswa di Madiun, Jawa Timur itu menggunakan pasal 27 ayat 1 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Penggunaan UU ITE di kasus tersebut sah-sah saja, karena memang dijelaskan. Jadi saya kira sudah cukup tepat dan ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua," ujarnya kepada detikINET, Kamis (16/8/2012).

Pun demikian, Gatot menegaskan jika untuk urusan lalu lintas SMS, sulit rasanya untuk membebankan pemantauan konten kepada operator telekomunikasi.

"Kalau operator dituntut untuk memelototi SMS itu mana tahan. Selain itu juga akan berbenturan dengan UU Hak Asasi Manusia," imbuhnya.

"Terlebih kalau lebaran ini, ada miliaran SMS yang lalu lalang. Jadi Kominfo pun tidak bisa meminta operator untuk memonitor konten SMS setiap saat. Itu malah akan melanggar HAM," Gatot menegaskan.

Untuk kasus yang menjerat Saiful Dian Effendi sendiri bermula saat pelaku mengirimkan SMS berisi perkataan porno kepada beberapa nomor di ponselnya pada awal 2011.

Semua yang dia kirimi adalah perempuan, salah satunya Adelian Ayu Septiana. Isi SMS seronok tersebut membuat Adel merasa risih dan dilecehkan. Apalagi SMS dikirim berkali-kali. Adel pun melaporkan hal ini ke polisi.

PN Madiun dan Pengadilan tinggi Surabaya menghukum Saiful dengan hukuman percobaan. Namun putusan ini dianulir MA dengan menghukum 5 bulan penjara bagi Saiful. Putusan ini dibuat pada 9 Agustus 2010 lalu ini diketok oleh ketua majelis Djoko Sarwoko dengan hakim anggota Komariah Emong Sapardjaja dan Surya Jaya. Kasus ini menjadi kasus SMS cabul pertama yang masuk MA dan dipidana.

( ash / tyo )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Kamis, 30 Agustus 2012

Sederet Aplikasi Asyik Pendamping Mudik

AppId is over the quota

Jakarta - Mudik sudah menjadi ritual tahunan warga Jakarta menjelang perayaan Idul Fitri. Banyak masyarakat ibukota berbondong-bondong kembali ke daerah asal untuk merayakan hari besar tersebut bersama keluarga.

Namun bukan rahasia lagi jika mudik terkadang terasa amat melelahkan, terutama karena kondisi jalan yang macet atau perubahan cuaca yang sulit diprediksi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada banyak aplikasi smartphone yang bisa dilirik. Berikut di antaranya yang menurut detikINET cukup asyik dijadikan pendamping mudik.

Next page :

'10 Juta Unit Galaxy Note Laris Terjual'

AppId is over the quota

Samsung Galaxy Note (Ist)Amerika Serikat - Sementara Galaxy Note 10.1 baru saja diluncurkan dan gencar dipromosikan, Samsung juga dengan bangga mengumumkan pencapaian terbarunya, kesuksesan penjualan Galaxy Note versi pertama.

"10 juta unit Galaxy Note laris terjual secara global, dalam sembilan bulan sejak diluncurkan," klaim Samsung seperti dikutip detikINET dari TechRadar, Kamis (16/8/2012).

Perangkat yang kerap disebut sebagai 'phablet' alias phone tablet, ini rupanya menemukan penggemarnya, yakni mereka yang memang menyukai perpaduan antara smartphone dan tablet mini dengan layar 5,3 inch dan dilengkapi stylus.

Kesuksesan ini tentunya kian menambah kepercayaan diri Samsung melakukan penetrasi jenis produk ini. Berbeda dengan Galaxy Note versi pertama, penerusnya Galaxy Note 10.1 sepertinya kembali ke model tablet tradisional yang memiliki layar lebih besar.

Galaxy Note 10.1 mengombinasikan elemen dan internal Galaxy SIII dengan tambahan stylus S-pen untuk kemudahan input. Perangkat ini dibekali prosesor quad-core 1.4GHz dan RAM 2GB untuk meningkatkan kinerja dan membuat multi-tasking menjadi lebih cepat.

Galaxy Note 10.1 tersedia di Korea, Jerman, AS dan di Inggris secara bertahap dan akan diluncurkan ke pasar global lain mulai Agustus.

( rns / rns )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Pendiri Twitter Buat Situs Blogging

AppId is over the quota

Evan Williams dan Biz Stone (Guardian)San Francisco - Ada banyak cara menuangkan dan membagi tulisan atau foto secara online. Para pendiri Twitter memperkaya pilihan platform blogging dengan mengembangkan Medium.

Medium diklaim sebagai tool blogging alternatif bagi mereka yang merasa dibatasi oleh Twitter, juga kewalahan jika menggunakan Blogger atau Tumblr.

Saat ini, Medium baru sebatas preview mode dan masih akan terus dikembangkan. Proyek ini menarik perhatian mengingat ada dua nama terpandang di baliknya, yakni pendiri Twitter Evan Williams dan Biz Stone.

Dikutip detikINET dari CNN, Kamis (16/8/2012), Medium adalah produk terbaru dari Obvious Corporation. Duo pendiri Twitter ini memiliki visi besar untuk urusan blogging tool.

"Kami mewujudkan lagi publishing dalam upaya membuat sesuatu yang revolusioner, berdasarkan segala sesuatu yang kami pelajari dalam 13 tahun terakhir dan kebutuhan pengguna," kata Williams.

Desain Medium tampak seperti Tumblr atau tema WordPress minimalis. Adapun postingan konten bisa berupa foto berukuran besar, tulisan, atau kombinasi keduanya.

Konten ini nantinya akan diatur dalam koleksi seperti Pinterest dan bisa ditampilkan sesuai popularitasnya berdasarkan hasil voting komunitas misalnya, seperti situs Reddit dan Digg.

( rns / rns )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!